ELF ♥ SJ

October 7, 2010

“No presence” idols that have risen to stardom

Source : Star News
Credit to Allkpop
Translated : purpleSmile
————-

“Aku benar-benar terluka saat netizens mengkritikku karena ketidakberadaanku. Ini adalah kesempatan yang kutunggu.”

Itu pernyataan dibuat Lizzy sebelum dia mulai promosi kembali sebagai anggota dari sub-grup pertama dari After School, Orange Carmel. Karena menjadi member baru dalam grup, beberapa orang bisa mengenali wajahnya dan menghafal namanya.

Meskipun boyband dan girlband seperti After School, Secret, Super Junior, dan yang lainnya sudah dikenali sejak pertama kali kemunculannya tapi disetiap grup tersebut terdapat anggota yang menerima sedikit perhatian dari publik.

Namun, anggota yang baru-baru ini dijuluki sebagai “tidak-hadir” mulai muncul dengan perannya. Para anggota yang terbungkus dalam keterampilan dan bakat, hanya saja mereka tidak pernah memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. Setelah mendapatkan kesempatan, mereka telah berhasil menangkap hati publik.

*omitted*

Super Junior juga memiliki satu member yang tidak terlalu disadari kehadirannya yang dengan bergurau berkomentar, “Kurasa aku adalah salah satu orang yang tidak disadari kehadirannya diantara member Super Junior“. Member tersebut telah menunjukkan eksistensinya tidak hanya dengan menyanyikan OST tapi juga drama musikal dan MC. Dialah Yesung yang menyanyikan lagu untuk drama Cinderella Sister dan sekarang sedang memainkan peran salam musikal Spamalot serta menjadi MC untuk acara “The Muzit” dan “Love Pursuer”.

Meskipun terlambat untuk berkembang jika dibandingkan dengan member yang lain, mereka telah berhasil menciptakan keberhasilannya sendiri dengan bekerja keras pada setiap kesempatan yang diberikan kepada mereka.

Salah satu perwakilan dari perusahaan menyatakan, “Karena grup memiliki begitu banyak anggota, itu wajar bahwa perusahaan hanya menyorot satu anggota pada suatu waktu. Itu semua dilakukan dalam upaya mengajak masyarakat untuk mengenali mereka lebih baik. Setelah itu selesai, perhatian tersebar ke seluruh anggota melalui kegiatan individu.”

Menurut gue orang yang tersorot dari awal, secara fisik justru malah yang patut untuk lebih dikasihani. Secara nggak langsung kan dia jadi tumbal. Ya, i think all of you know what i mean.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: